Jumat, 26 September 2025

Stroybooks

 Klik Storybook

Infogarphis

ROADMAP DEEP LEARNING: DEKOMPOSISI SISTEM KELISTRIKAN KENDARAAN

Fokus: Mengurai masalah kompleks (PBL) untuk menumbuhkan Berpikir Kritis & Kemadirian.

🎯 Tujuan Utama

Peserta didik mampu menggunakan **Dekomposisi** untuk menguraikan masalah kelistrikan (Aki, Dinamo, Kabel) menjadi komponen yang lebih kecil.

👤 Profil Lulusan

  • **Berpikir Kritis:** Justifikasi logis & analisis hierarkis.
  • **Kemadirian:** Perencanaan mandiri & manajemen proyek kelompok.

⚙️ Prinsip Inti

Unit ini diimplementasikan melalui pendekatan tiga pilar:

IBL (Inquiry/Pertanyaan), PBL (Problem-Based/Studi Kasus), dan PjBL (Project-Based/Model Akhir).

⏳ Alur Pembelajaran (3 Pertemuan)

P1
Eksplorasi Konsep & Masalah

Mulai dengan kasus **"Mobil Mogok Total"** (IBL/PBL). Pemetaan awal sistem kelistrikan ke dalam Tingkat 1 & 2 (Komponen Utama).

P2
Aplikasi Mendalam & Pengembangan Proyek

Analisis detail kasus **"Starter Lambat"** (PBL). Gunakan **Simulasi Tinkercad Circuits** (Teknologi) untuk dekomposisi hingga Tingkat 3 (Sub-Komponen). Perencanaan Proyek dimulai.

P3
Finalisasi Proyek & Presentasi

Penyelesaian **Model Dekomposisi Interaktif** (PjBL). Fokus pada **Justifikasi Logis** (Berpikir Kritis) dan refleksi kaitan dekomposisi dengan Koding/AI.

🛠️ Kerangka Pembelajaran Mendalam

Praktik Pedagogis

Guru sebagai Fasilitator (coaching) dan penyedia **Umpan Balik Formatif** yang membangun.

Teknologi

Pemanfaatan **Tinkercad Circuits** atau alat digital untuk visualisasi sirkuit dan alur logika.

Kemitraan

Kolaborasi Kelompok dan potensi interaksi/konsultasi dengan **Teknisi Ahli Otomotif** (virtual/nyata).

Diferensiasi

Dukungan: Pemberian *scaffolding*. Tantangan: **Studi Kasus Multi-Sistem** (melibatkan Kelistrikan + Sensor).

Rencana Pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas X

Rencana Pembelajaran Mendalam (RPM)

Unit: Dekomposisi Sistem Kelistrikan Kendaraan

Tujuan & Integrasi Profil Lulusan

Tujuan Pembelajaran: Peserta didik dapat menggunakan **dekomposisi** untuk menguraikan masalah pada sistem kelistrikan kendaraan menjadi komponen-komponen yang lebih kecil, seperti aki, dinamo, dan kabel.
Dimensi Profil Lulusan Pengembangan Melalui Aktivitas
Berpikir Kritis Dikembangkan melalui analisis studi kasus, membedakan gejala dari penyebab, dan **menjustifikasi** pilihan dekomposisi logis (mengapa memeriksa sekring sebelum kabel).
Kemadirian Dikembangkan melalui penetapan langkah-langkah dekomposisi mandiri, alokasi peran dan sumber daya kelompok, serta **pengambilan keputusan** selama proyek.

Prinsip & Kerangka Pembelajaran Mendalam

  • Prinsip Pembelajaran: **Inquiry-Based Learning (IBL)** (Pertanyaan Pemicu), **Problem-Based Learning (PBL)** (Studi Kasus), **Project-Based Learning (PjBL)** (Model Dekomposisi Interaktif).
  • Kerangka Pembelajaran:
    • **Praktik Pedagogis:** Fasilitasi, Umpan Balik Formatif, Metakognisi.
    • **Kemitraan:** Kolaborasi Kelompok dan potensi interaksi dengan Teknisi/Ahli.
    • **Teknologi:** Alat simulasi sirkuit (**Tinkercad Circuits**).
    • **Lingkungan:** Kelas Fleksibel, mendukung kolaborasi.

Tabel Aktivitas Pembelajaran (3 Pertemuan)

Tahapan Aktivitas Utama Keterkaitan (Prinsip/Kerangka)
P-1: Eksplorasi Konsep & Masalah 1. Diskusi **Studi Kasus Otentik** ("Mobil Mogok Total"). 2. Pemodelan konsep dekomposisi. 3. Pemetaan awal sistem kelistrikan (**Tingkat 1 & 2**). **IBL & PBL**. Berpikir Kritis (Analisis gejala). Kemadirian (Pemetaan awal kelompok).
P-2: Aplikasi Mendalam & Proyek 1. Analisis **Studi Kasus Detail** ("Starter Lambat") hingga **Tingkat 3 (Sub-Komponen)**. 2. Penggunaan simulasi **Tinkercad Circuits**. 3. Perencanaan dan alokasi tugas **Model Dekomposisi Interaktif** (PjBL). **PBL & PjBL**. Teknologi (Simulasi). Berpikir Kritis (Analisis hierarkis). Kemadirian (Perencanaan mandiri).
P-3: Finalisasi & Presentasi 1. Finalisasi Model/Prototipe. 2. Presentasi Proyek dengan fokus pada **Justifikasi Logis** langkah dekomposisi. 3. Refleksi dan koneksi dekomposisi dengan Koding/AI. **PjBL & Kemitraan**. Berpikir Kritis (Justifikasi Argumentasi). Praktik Pedagogis (Refleksi, Coaching).

Diferensiasi Pembelajaran

Area Dukungan (Support) Tantangan (Challenge)
Konten Sediakan kerangka dekomposisi 50% terisi (scaffolding). Sajikan **Studi Kasus Multi-Sistem** (melibatkan Kelistrikan, Mekanik, & Sensor).
Proses Pasangkan dengan mentor sebaya. Berikan *checklist* langkah dekomposisi. Minta peserta didik **Merancang Rubrik Dekomposisi** mereka sendiri (Analisis Algoritma).

Rubrik Penilaian Kritis & Kemadirian

Ringkasan Kriteria (Skala 4):

Rubrik Berpikir Kritis (Logika & Justifikasi)

Kriteria 4 (Sangat Mahir) 1 (Perlu Bantuan)
Logika Dekomposisi Dekomposisi sangat logis, hierarkis, dan langsung menuju akar masalah. Dekomposisi tidak logis atau tidak terkait dengan gejala masalah.
Justifikasi Pilihan Mampu **menjustifikasi** setiap langkah penguraian dengan data dan prinsip teknis yang akurat. Tidak mampu menjelaskan atau membela proses dekomposisi yang dipilih.

Rubrik Kemadirian (Inisiatif & Manajemen Proyek)

Kriteria 4 (Sangat Mandiri) 1 (Perlu Peningkatan)
Inisiatif & Kontribusi Secara proaktif mengambil peran penting dan menyelesaikan tugas tanpa pengawasan. Minim kontribusi, seringkali mengandalkan anggota lain.
Manajemen Waktu Kelompok menetapkan jadwal yang realistis dan menyelesaikan proyek/tahapan tepat waktu. Gagal menyelesaikan proyek sesuai batas waktu yang ditentukan.

Stroybooks

  Klik Storybook